GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU Gorontalo

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU Gorontalo

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU Gorontalo Penyelenggara pemilu yang direhabilitasi nama baiknya karena tak terbukti melanggar kode etik penyelengg…

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU Gorontalo

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU Gorontalo

Penyelenggara pemilu yang direhabilitasi nama baiknya karena tak terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu adalah Ketua Panwas Indragiri Hilir

Tendang Rekan Sejawat, DKPP Berhentikan Anggota KPU GorontaloTRIBUNNEWS/GLERY LAZUARDIDewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Anggota KPU Kota Gorontalo, La Aba.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Anggota KPU Kota Gorontalo, La Aba.

Ketua DKPP, Harjono membacakan amar put usan terhadap perkara dengan nomor registrasi 181/DKPP-PKE-VII/2018 itu di ruang sidang DKPP, Jakarta pada Rabu (26/9/2018).

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu La Aba selaku Anggota KPU Kota Gorontalo terhitung sejak dibacakannya putusan ini," ujar Harjono saat membacakan amar putusan.

Seperti diketahui, Panwas Kota Gorontalo yakni John Hendri Purba, Lukman A. Rahman dan Lismawy Ibrahim mengadukan La Aba ke DKPP.

Pengaduan dilatari tindakan menendang pinggul Ketua KPU Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib saat rapat pleno terbuka Penetapan DPSHP dan DPS Pemilu Tahun 2019 pada 16 Juni 2018 lalu. Akibat dari tendangan tersebut, Sukrin Saleh sempat drop dan tidak sadarkan diri.

Terhadap dalil aduan itu, di pertimbangan putusan DKPP menyebutkan Teradu mengaku keliru dan bersalah serta sangat menyesali kejadian tersebut. Teradu telah meminta maaf kepada Komisioner KPU Kota Gorontalo.

Masalah tersebut telah diselesaikan secara int ernal sesama anggota KPU Kota Gorontalo yang dimediasi oleh KPU Provinsi Gorontalo. Teradu berjanji tidak akan menggulangi kejadian tersebut.

Namun, menimbang jawaban dan keterangan para pihak, bukti dokumen dan fakta di sidang pemeriksaan DKPP menilai apapun situasi yang melatarbelakangi terjadinya penendangan, tidak dapat dibenarkan baik hukum maupun etika.

Pemukulan atau tendangan atau jenis perbuatan lain dengan maksud menyakiti atau mencederai dengan menganiaya fisik orang lain merupakan perbuatan kriminal yang dapat diancam dan dijatuhi sanksi pidana oleh lembaga yang berwenang.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Glery Lazuardi Editor: Choirul Arifin Ikuti kami di Sebentar Lagi Menikah, Mahasiswi di Bone Diculik Mantan Pacar, Begini Kronologinya Sumber: Berita Gorontalo

No comments