GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ini cara Rachmat Gobel ubah lahan kutukan jadi lumbung pertanian ...

Ini cara Rachmat Gobel ubah lahan kutukan jadi lumbung pertanian ...

Merdeka > Uang …

Ini cara Rachmat Gobel ubah lahan kutukan jadi lumbung pertanian ...

Merdeka > Uang Ini cara Rachmat Gobel ubah lahan kutukan jadi lumbung pertanian di Gorontalo Jumat, 28 September 2018 11:06 Reporter : Idris Rusadi Putra Rachmat Gobel. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengusaha Indonesia, Rachmat Gobel saat ini tercatat berhasil mengubah lahan di Gorontalo yang sebelumnya dinilai orang lain tidak dapat menghasilk an apapun menjadi lahan yang produktif. Terutama produksi beras dan jagung.

BERITA TERKAIT
  • Rachmat Gobel: Pak Adhyaksa memiliki rekam jejak bersih
  • Ini kesalahan Rachmat Gobel hingga direshuffle Jokowi
  • Pengakuan Tedjo dkk yang ditendang dari kabinet Jokowi

Untuk meningkatkan produktivitas lahan yang bertujuan untuk kedaulatan pangan, mantan menteri perdagangan di era Kabinet Kerja ini membangun pusat inovasi agrobisnis di Gorontalo,

Pusat inovasi yang pertama dibangun adalah program Demplot PT Rajatani Agro Nusantara yang di pimpin Anne Sri Arti. Demplot atau Demontration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani. Demplot ini bertujuan memperlihatkan secara nyata tentang cara dan hasil penerapan teknologi pertanian yang telah terbukti menguntungkan bagi petani.

Demplot yang dibangun pada April 2018 ini menjadi tempat percontohan paling membanggakan petani Gorontalo.

"Lahan ini dulu sering disebut lahan kutukan. Kalau bertani di sini bakalan gagal terus. Kita perlu teknologi dan bisa membuktikannya dengan nyata bahwa kita bisa kalau kita mau. Teknologi pengairan dan manajemen agrobisnis modern ini bisa diterapkan di seluruh Gorontalo kalau mau, " ujar Rachmat Gobel dikutip dari keterangannya di Jakarta, Jumat (28.9).

Komoditi yang ditanam saat ini antara lain cabai rawit, tomat, kol dataran rendah, timun, edamame atau kedelai jepang, jagung dan padi, singkong untuk pasokan industri dan sereh wangi.

Rachmat Gobel membangun Demplot pertanian ini di sejumlah tempat di Gorontalo dan daerah lainnya di Tanah Air. Dia berkomitmen menjaga program ketahanan pangan ini agar ditangani secara konsisten dan terlibat langsung turun ke lapangan.

"Saya berkomitmen menjaga proyek kedaulatan pangan ini, kedepan, program ini tak hanya untuk Gorontalo, tapi juga untuk seluruh petani se Indonesia," kata Rachma Gobel yang merupakan C alon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Nasdem.

Hal inilah yang membuat dirinya menerima sejumlah penghargaan dan gelar dari masyarakat, terutama gelar 'Ti Bulilango Hunggia' atau 'Pemberi Cahaya Negeri'.

Anne Sri Arti menjelaskan bahwa menjadikan masyarakat desa bangga sebagai petani adalah program dari pengusaha Rachmat Gobel untuk membangun pertanian di Gorontalo dengan mimpi besarnya yaitu menjadikan Gorontalo daerah berkedaulatan pangan dan menjadi lumbung pangan untuk Indonesia Timur.

Sebelumnya, lahan yang dijadikan proyek pertama Demplot oleh Rachmat Gobel ini disebut masyarakat sebagai lahan 'kutukan' dikarenakan lahan tersebut tidak bisa digunakan untuk bertani. Menurut masyarakat setempat, jika dipaksakan untuk bercocok tanam, bisa dipastikan gagal.

Apalagi dengan agroklimat yang sangat luar biasa panas, pertanian Gorontalo membutuhkan penanganan dan pengamatan yang extra. 'Ada joke dikalangan masyaraka t bahwa di Gorontalo hanya ada dua musim yaitu musim panas dan musim panas sekali," ungkap Anne.

Awalnya pihaknya berfikir hal itu hanya candaan tapi setelah menetap dan membina petani di Gorontalo, ternyata memang benar adanya dengan cuaca panas capai 45 derajat. Karena itu harus banyak siasat dan strategi menghadapi suhu ekstrem yang mengakibatkan banyaknya semak belukar dan membuat hama penyakit cepat berkembang biak.

Kondisi berubah setelah lahan dijadikan Demplot oleh Rachmat Gobel. Lahan tersebut berubah drastis. Rachmat Gobel menggunakan teknologi untuk menyuburkan lahan tersebut. Strategi Demplot Rajatani ini dimulai dari pengolahan tanah, penyemaian benih, penanaman semaian, antisipasi penyakit, pembasmian serangga , penghitungan biaya tanam, sampai menangani panen.

Termasuk manajemen air menggunakan air tanah melalui sumur dan pengelolaan pertanian modern. Manajemen strategi tersebut menjadikan tanah itu mampu menghasilkan berbagai produk perta nian unggul seperti padi, jagung, buah buahan dan sayuran.

"Bagai mendapat berkah, lahan yang dulunya dianggap lahan kutukan kini menjadi lahan produktif berkah inovasi Rachmat Gobel," kata Anne. [idr]

Baca Juga:
Walhi: Lahan pertanian di Kaltim dikepung tambang dan kebun sawitSelandia Baru larang penjualan stroberi Australia karena berisi jarum dan penitiKementan mulai distribusikan 10 juta benih perkebunan untuk petaniData pangan nasional kerap jadi polemik, ini respons Mentan AmranVarietas Tawangmangu Baru didorong untuk swasembada bawang putihLubang diameter 6 meter di tengah sawah Sukabumi, warga diimbau tak mendekat
Topik berita Terkait:
  1. Rachmat Gobel
  2. Pertanian
  3. Beras
  4. Jakarta
  5. Rahmat Gobel
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Menko Puan ajak perkuat kolaborasi global untuk perangi penyakit tidak menular

  • Menko PMK gelar rakor upayakan pemenuhan hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus

  • Menko PMK tegaskan komitmen Indonesia hilangkan TB di High Level Meeting Tuberculo sis

Rekomendasi

Sumber: Berita Gorontalo

No comments