KPK-Kejati Gorontalo Lakukan Koordinasi Penanganan Perkara ... | Liputan 24 Gorontalo
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

KPK-Kejati Gorontalo Lakukan Koordinasi Penanganan Perkara ...

Posted by On 4:53 PM

KPK-Kejati Gorontalo Lakukan Koordinasi Penanganan Perkara ...

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)KOMPAS.com/ABBA GABRILIN Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Korsupdak) KPK melakukan koordinasi penanganan perkara korupsi dengan Kejaksaan Tinggi Gorontalo beserta jajaran.

“Unit Koorsupdak bersama dengan Kejati Gorontalo membahas sebanyak 49 perkara korupsi. Perkara yang dibahas adalah perkara korupsi yang ditangani oleh Kejati Gorontalo dari (tahun) 2015 sampai dengan 2017,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Kamis (5/7/3018).

Febri mengatakan, tujuan dari koordinasi tersebut adalah untuk memperbaharui data penanganan perkara yang ditangani oleh Kejati Gorontalo.

Baca juga: 3 Orang Terduga Teroris Diciduk Densus 88 di Gorontalo

“Dalam koordinasi tersebut, KPK akan memantau perkara mana yang penanganannya berlarut-larut atau mengalami kendala sehingga unit Koorsup akan memberikan dukungan demi percepatan penanganan perkara korupsi,” kata Febri.

Febri mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi dukungan teknis terkait kendala dalam perhitungan kerugian keuangan negara. Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Koordinasi dan Supervisi yang diamanatkan oleh UU 30 Tahun 2002.

“Fungsi KPK sebagai trigger mechanism menjadi salah satu poin yang ditegaskan di undang-undang,” ujar Febri.

Baca juga: KPK Supervisi Kasus Penerbitan Sertifikat HGB di Batam

Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/6/018).Kompas.com/Reza Jurnaliston Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/6/018).

Beberapa perkara di tingkat penyidikan yang menjadi atensi Unit Koorsup dari hasil koordinasi dengan Kejati Gorontalo diantaranya, adalah korupsi alat pengadaan kesehatan RS Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk RSUD Tani dan Nelayan kabupaten boalemo dan RSUD Pohowanto TA 2004, yang diduga melibatkan mantan Gubernur Gorontalo.

Kasus korupsi pada proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan rambutan sebesar Rp 19.440.000.000, oleh PT Bumi mata Kendari pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 18 tersangka.

Lalu, kasus korupai proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan delima sebesar Rp 8.772.000.000 oleh PT Karunia Jaya pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 18 tersangka.

Baca juga: KPK Supervisi P encegahan Korupsi dalam Tata Kelola Kehutanan di Papua

Kemudian, ada kasus korupsi proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan beringin-II sebesar Rp 2.535.535.000 oleh PT Fathir Karya Tama pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 14 tersangka.

Kasus korupsi pada proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan beringin sebesar Rp 23.414.430.000 oleh PT Lia Bangun Persada pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 19 tersangka.

Selanjutnya, penyelewengan dana dalam pekerjaan pembangunan pasar rakyat pontolo di desa ombulodata, kecamatan kwandang, kab. Gorontalo utara pada dinas koperasi, perindustrian, dan perdagangan kab. Gorontalo utara APBN-TP (tahap I) dengan nilai kontrak sebesar Rp 4.329.386.000,- TA 2015 oleh PT Aneka Karya Pratama.

Baca juga: KPK Supervisi Kasus Korupsi Pengadaan Lahan RPU Kota Balikpapan

Penyelewengan dana dalam pekerjaan pembangunan pasar rakyat pontolo di Desa Ombulo data, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara pada dinas koperasi, perindustrian, dan perdagangan kab. Gorontalo utara APBN-TP (tahap I) dengan nilai kontrak sebesar Rp 11.245.000.000,- TA 2015 oleh PT Fajar Harapan Indah (kso) PT Catur Indah Agra Sarana.

Pembangunan bendung dan jaringan transmisi air baku longalo di Kabupaten Bone Bolango oleh PT Sinar Bintang Surya Adhitya pada balai wilayah sungai II Gorontalo TA 2015, telah ada 18 tersangka.

Kasus korupsi dalam pembangunan gedung DPRD kab. Gorontalo pada tahun 2008.

Terakhir, kasus penyimpangan pada pembebasan lahan pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Riad (GORR) dan fasilitas umum lainnya di Wilayah Provinsi Gorontalo.


Berita Terkait

KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

KPK Mengaku Sudah Koordinasi dan Supervisi dengan Kepolisian dan Kejaksaan

KPK Keluhkan UU yang Tak Akomodasi Fungsi Koordinasi dan Supervisi

Untuk Koordinasi dan Supervisi, Ketua KPK Harap Penyidik dari Polri Berpangkat Kompol

Jaksa Agung Nilai Tugas Supervisi KPK Perlu Diperbaiki

Terkini Lainnya

Sehari Jelang Pleno KPU, Panitia Pemilihan Terjaring OTT Saat Bersama Calon Bupati

Sehari Jelang Pleno KPU, Panitia Pemilihan Terjaring OTT Saat Bersama Calon Bupati

Regional 08/07/2018, 06:45 WIB BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan 08/07/2018, 06:35 WIB Dimusnahkan, Tanaman Ganja di Atas 10 Hektar Ladang di Aceh

Dimusnahkan, Tanaman Ganja di Atas 10 Hektar Ladang di Aceh

Regional 08/07/2018, 06:30 WIB Emil Dardak: Pak Presiden Tanya soal Bandara di Mataraman

Emil Dardak: Pak Presiden Tanya soal Bandara di Mataraman

Regional 08/07/2018, 06:04 WIB Korut Kesal d   engan Perilaku AS Saat Membahas Denuklirisasi

Korut Kesal dengan Perilaku AS Saat Membahas Denuklirisasi

Internasional 07/07/2018, 22:37 WIB Idrus Marham: Belum Ada Sinyal Golkar Pasangkan Jokowi-TGB

Idrus Marham: Belum Ada Sinyal Golkar Pasangkan Jokowi-TGB

Regional 07/07/2018, 22:33 WIB Pleno KPU Kabupaten Bogor Diwarnai Aksi Protes Sejumlah Peserta Rapat

Pleno KPU Kabupaten Bogor Diwarnai Aksi Protes Sejumlah Peserta Rapat

Regional 07/07/2018, 22:04 WIB Massa Paslon AGK-Ya di Pilkada Maluku Utara Bentrok deng   an Polisi

Massa Paslon AGK-Ya di Pilkada Maluku Utara Bentrok dengan Polisi

Regional 07/07/2018, 21:48 WIB Prabowo Masih Lakukan Diskusi soal Cawapresnya di Pilpres 2019

Prabowo Masih Lakukan Diskusi soal Cawapresnya di Pilpres 2019

Nasional 07/07/2018, 21:36 WIB Jokowi Tindaklanjuti Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Aktivis 98 yang Gugur

Jokowi Tindaklanjuti Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Aktivis 98 yang Gugur

Nasional 07/07/2018, 21:36 WIB 'Ibu dan Ayah Ingin Melihat Wajahmu Sekali Lagi Nak&#039   ;

"Ibu dan Ayah Ingin Melihat Wajahmu Sekali Lagi Nak"

Internasional 07/07/2018, 21:28 WIB BMKG: Kemarau Diprediksi Sampai Oktober 2018, Petani Diimbau Cermat

BMKG: Kemarau Diprediksi Sampai Oktober 2018, Petani Diimbau Cermat

Regional 07/07/2018, 21:28 WIB Mayat Terikat Tali Berpemberat, Hasil Otopsinya Diduga Bunuh Diri

Mayat Terikat Tali Berpemberat, Hasil Otopsinya Diduga Bunuh Diri

Regional 07/07/2018, 21:23 WIB Temui Prabowo, Gus Ipul Laporkan Dugaan Kecurangan di Pilkada Jatim

Temui Prabowo, Gus Ipul Laporkan Dugaan Kecurangan di Pilkada Jatim

Nasional 07/07/2018, 21:19 WIB Pleno KPU untuk Pilkada Maluku Utara, Paslon Tahanan KPK Unggul

Pleno KPU untuk Pilkada Maluku Utara, Paslon Tahanan KPK Unggul

Regional 07/07/2018, 21:16 WIB Load MoreSumber: Berita Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »