Pedagang Shopping Center Limboto Duduki Kantor Bupati | Liputan 24 Gorontalo
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pedagang Shopping Center Limboto Duduki Kantor Bupati

Posted by On 5:31 AM

Pedagang Shopping Center Limboto Duduki Kantor Bupati

GORONTALO, Hargo.co.id â€" Guna menuntut haknya, ratusan pedagang Shopping Center Limboto menduduki Kantor Bupati Gorontalo pada Kamis (30/5). Para pedagang yang merupakan korban kebakaran pasar terbesar di Limboto itu, menuntut pencairan uang ganti rugi.

Hasil pantauan Hargo.co.id, pedagang mulai berdatangan sejak pukul 13.00 Wita. Mereka meminta segera cairkan bantuan yang diberikan oleh Pemprov Gorontalo melalui Pemkab Gorontalo sebesar Rp 2 miliar. Selain karena mereka sudah butuh, langkah untuk mendatangi Kantor Bupati Gorontalo karena ada kabar jika sudah akan dicairkan.

Namun sayangnya, hingga malam hari, belum ada kepastian dari Pemkab Gorontalo untuk merealisasikan tuntutan masa ini. Sehingga para pedagang ini memutuskan untuk tetap menunggu meskipun harus menginap di kantor bupati.

“Kami akan tetap menunggu dan tidak akan pulang hingga dana ini kami ter ima. Sebab dana tersebut sudah sangat kami butuhkan untuk tambahan modal usaha,” ujar Misba Rasyid salah seorang pedagang yang menjadi korban kebakaran Shopping Center Limboto.

Mereka mengaku kekurangan modal usaha ini, apalagi mereka akan jualan di Pasar Senggol. Makanya, bantuan dari Pemprov Gorontalo itu menjadi harapan terakhir mereka untuk tetap berdagang.

Data yang diperoleh, hasil verifikasi pengelola pasar, jumlah pedagang di Shopping Center Limboto yang menjadi korban kebakaran sebanyak 194 orang. “Jumlah itu yang wajib menerima bantuan. Data itu sudah termasuk pedagang yang menjadi korban penjarahan ketika kebakaran berlangsung,” ungkap Iwan Gobel, salah seorang pengelola pasar.

Dirinya menegaskan agar Pemkab Gorontalo segera mungkin merealisasikan tuntutan para pedagang. Mereka akan tetap menduduki Kantor Bupati Gorontalo sebelum dicairkan. Apalagi mereka sudah melakukan koordinasi dengan pihak bank, yang mana siap lakukan pencairan hingga pukul 00.00 Wita. Intinya, Pemkab Gorontalo menyetujui.

“Kami selaku pengelola pasar, tetap mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Termasuk memenuhi segala administrasi pendukung sebagai syarat penerima bantuan. Oleh sebab itu, kami minta pemerintah daerah tidak menunda pencairan bantuan tersebut,” ujar Iwan Gobel

Hingga berita ini disusun, para pedagang masih menduduki Kantor Bupati Gorontalo, mereka tak ingin tinggalkan lokasi sebelum ada pencairan. (roy/hg)

Sumber: Google News | Liputan 24 Limboto

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »