Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Gorontalo

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Merpati di Gorontalo

Posted by On 4:30 PM

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Merpati di Gorontalo

Gorontalo - Sebuah bangkai pesawat ditemukan pencari sarang burung walet secara tak sengaja. Berdasarkan penelusuran, bangkai pesawat itu bertuliskan Merpati yang merupakan pesawat jenis Casa 212 tipe 200 dengan register PK-NYC.

Dikutip dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group), pesawat dengan nomor penerbangan MZ 7970 itu lepas landas dari Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, pada Rabu, 30 Januari 1991 (sebelumnya tertulis 31 Januari 1992), atau 27 tahun silam.

Salah satu korban dalam pesawat itu, Erwin Giasi, menyebutkan pesawat mendarat darurat sekitar 15 menit sebelum tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo.

"Kabut tebal, tiba-tiba pesawat berguncang hebat. Padahal, kata pilot kami segera mendarat. Tapi tiba-tiba kami celaka," kata Erwin , Kamis (8/3/2018).

  • Cari Burung Walet di Hutan, Warga Temukan Bangkai Pesawat yang Jatuh 26 Tahun Silam
  • Pagi Sejuk di Rabat Berkelok Desa Kliwonan
  • Makan Gabus, Kisah Nelayan Konawe Bertahan Hidup Saat Terombang-ambing di Laut

Pesawat mendarat darurat di atas pohon di hutan Pegunungan Tihengo, Hulu Atinggola, yang berbatasan dengan Bolaang Mongondow Utara dan Bulango Ulu, Bone Bolango.

Menurut Erwin, tim SAR baru berhasil mengevakuasi korban pesawat nahas itu setelah enam hari pasca-jatuhnya pesawat. Saat itu, korban dievakuasi ke posko di Desa Tuntung, Bolaang Mongondow Utara dan diterbangkan dengan helikopter Super Puma milik TNI AU ke gelanggang.

Tidak ada yang meninggal akibat insiden tersebut. Sebanyak 18 penumpang dan tiga kru seluruhnya selamat. "Pak Tomy Sako, ia meninggal karena asma dan usianya memang sudah tua 70 tahun," kata Erwin.

Baca berita menarik JawaPos.com lainnya di sini.

1 dari 2 halaman

Hebohkan Warga

Pesawat
Warga temukan bangkai pesawat yang jatuh 26 tahun silam. Foto: (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Pendaratan darurat pesawat Merpati buatan IPTN 1985 cukup menghebohkan warga. Salah seorang warga Kota Gorontalo Ahmad Rauf mengaku juga baru tahu kabar ini dari media sosial.

"Saya baru tahu kalau di Gorontalo pernah ada kecelakaan pesawat yang seluruh penumpangnya selamat," katanya.

Penemuan bangkai pesawat Merpati Nusantara Airlines juga menghebohkan masyarakat Gorontalo dalam dua hari terakhir. Foto-foto sejumlah warga dengan latar belakang pesawat yang koyak menjadi perbincangan warganet.

Foto penemuan bangkai pesawat ini pertama kali di-posting akun Facebook @yanti polingala. Dalam unggahannnya pada 6 Maret 2018, ia hanya memberi keterangan & quot;Pesawat yang jatuh, tidak tau tahun brpa".

Diketahui, sejumlah warga yang berswafoto dengan latar pesawat itu merupakan warga Desa Mongiilo, Kecamatan Bulango Ulu. Mereka hendak mencari kayu tertentu, tapi di tengah perjalanan, mereka menemukan bangkai pesawat.

Kondisi pesawat sudah diselimuti semak belukar. Bahkan, di sisi pesawat sudah tumbuh pohon dengan ukuran besar. Pesawat itu diketahui milik maskapai Merpati Nusantara Airlines, terlihat dari tulisan Merpati yang masih sangat kentara.

Pada 2014 lalu, pesawat ini sudah pernah ditemukan oleh sejumlah warga Bolaang Mongondow Utara yang mencari rotan. Penemuan bangkai "burung besi" itu bahkan sempat menghebohkan warga Bolaang Mongondow Utara.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sembilan hari telah berlalu. Proses pencarian korban dan bangkai Pesawat AirAsia QZ8501 masih berlangsung.

Sumber: Google News | Liputan 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »