Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 5:35 PM

Residivis Pencurian Asal Gorontalo Ditembak di Panakkukang ...

Residivis Pencurian Asal Gorontalo Ditembak di Panakkukang Makassar

Residivis pencurian asal Kota Gorontalo, ditembak polisi di wilayah Panakkukang, Makassar, Sulsel

Residivis Pencurian Asal Gorontalo Ditembak di Panakkukang MakassarDARUL/TRIBUN TIMURResidivis pencurian asal Kota Gorontalo, ditembak polisi di wilayah Panakkukang, Makassar, Sulsel, Senin (16/4/2018).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Residivis pencurian asal Kota Gorontalo, ditembak polisi di wilayah Panakkukang, Makassar, Sulsel, Senin (16/4/2018).

Residivis itu adalah Andre Fajar alias Andre (34) warga Jl Limboto Kecamatan Papayato, Go rontalo ditembak Resmob Polsek Panakkukang karena melawan.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengaku, pelaku Andre terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan dan hendak melarikan diri.

"Pelaku ditembak setelah anggota kami beri peringatan, dia melawan pada saat pengembangan, jadi saat pelaku ini lari petugas melumpuhkan," kata Ananda.

Pelaku yang diketahui adalah seorang buruh harian ini, ditangkap tim Resmob di Wisma Lanraki, Daya, Kota Makassar berdasarkan dua Laporan Polisi (LP).

Yakni, LP / 472 / IV / 2018 / Restabes Mks / Sek Kukang, kerugian 25 juta, dan LP / 336 / IV / 2018 / Restabes Mksr / Sek Kukang, kerugian sebesar 4 juta.

Lanjut Kompol Ananda, selain laporan berdasarkan dua LP di Kota Makassar. Pelaku ternyata pernah melakukan aksi pencurian tiga kali di wilayah Gorontalo.

"Kalau pencuriannya di wilayah kami (Panakkukang) dia membobol jendela rumah, curi uang dan barang berharga, sama juga di Goro ntalo," lanjut Ananda.

Selama mencuri atau membobol kamar rumah orang, Andre selalu melakukan itu sendirian. Dia disebut sebagai spesialis karena residivia dalam kasi pembobolan.

"Pelaku adalah tersangka dor to dor (Pembobolan) lintas provinsi, mencuri di Makassar, dia mencuri juga di Gorontalo, ada barang buktinya juga," jelas Ananda.

Petugas mengamankan bukti berupara, satu tas, celengan berisikan uang tunai 228 ribu rupiah, milik korban. Beserta satu linggis, dan kalung emas. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun Editor: Ardy Muchlis Ikuti kami di Pengakuan Pasutri Pelaku Pesta Seks dan Bertukar Pasangan di Surabaya yang Digerebek Polisi Sumber: Google News | Liputan 24 Limboto

thumbnail

Posted by On 5:35 PM

Tiga Bulan 65 Warga Positif, Kabgor Daerah Endemik DBD

GORONTALO, Hargo.co.id â€" Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Gorontalo terus diwaspadai. Pasalnya, beberapa wilayah di daerah ini masih menjadi endemik DBD. Hal ini terbukti berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dalam tiga bulan terakhir yakni dari Januari hingga awal April 2018 sebanyak 65 warga yang positif terkena DBD.

Maret 2018 lalu, warga sempat digegerkan oleh sekitar sebelas warga Desa Pilohayanga Barat, Kecamatan Telaga Biru, masuk Rumah Sakit MM Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo secara bersamaan karena mengalami gejala DBD. Awal bulan ini, giliran dua kakak beradik Riski Usman dan Izul Usman (4), warga Kelurahan Dutulanaa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto karena terjangkit DBD, sejak Senin (2/4) lalu.

Kasus ini menambah daftar panjang penderita Demam Berdarah di Kabupaten Gorontalo. Menurut Rio Usman (29), ayah dari dua anak tersebut, awalnya sang kakak Risiki Usman yang dilarikan ke Rumah Sakit dan positif terjangkit DBD.

“Setelah yang kakak masuk rumah sakit. Giliran adiknya juga ikut terjangkit. Sudah sejak hari Senin dirawat intensif,” ungkap Rio. Lebih lanjut Rio menambahkan, bahwa gejala dari kedua anaknya tersebut sama.

“Awalnya demam, lalu beberapa hari kemudian demamnya sudah turun. Namun tiba-tiba langsung panas lagi. Setelah dibawa ke rumah sakit ternyata trombositnya turun drastis dan dinyatakan positif DBD,” ungkap Rio.

Setelah mengetahui ada warga Kelurahan Dutulanaa terkena DBD. Barulah Jumat (6/4), Puskesmas limboto melakukan foging di wilayah tersebut. Kepala Puskesmas Limboto Ismail T. Akase membenarkan warga Kelurahan Dutulanaa yang positif terkena DBD.

“Kami sudah melakukan Foging untuk membasmi jentik nyamuk, di Kelurahan Dutulanaa dan Kelurahan Hutuo,”ungkap Ismail. Dijelaskan Ismail, pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, yang menjadi faktor utama penanggulangan DBD.

Kepala Bidang Penanganan Penyakit DInas Kesehatan Kabupaten Gorontalo mengungkapkan bahwa perlu adanya Jumantik pada setiap rumah, untuk mendeteksi bila ada jentik nyamuk dirumah tersebut. “Di beberapa Desa sudah kami sosialisasikan. Kedepan, semoga setiap rumah ada seorang Jumantik,” tutupnya. (TR-58)

Sumber: Google News | Liputan 24 Limboto

thumbnail

Posted by On 5:35 PM

Banjir Melanda Empat Desa Di Gorontalo Utara

');

  • arah.com
  • news
Banjir Melanda Empat Desa Di Gorontalo Utara
Warga berjalan melintasi genangan air ketika banjir di kawasan Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Selasa (6/6). Banjir kiriman itu disebabkan karena tingginya intensitas hujan di kawasan hulu sungai Ciliwung pada Senin (5/6) malam. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Arah - Empat desa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Senin, terendam banjir sejak pukul 18.30 Wita.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara, Nurhadi Rahim, mengatakan, empat desa yang terendam banjir yaitu Desa Pontolo dan Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, serta Desa Tolongio dan Popalo di Kecamatan Anggrek.

Ia mengatakan, intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 16.30 Wita mengguyur wilayah itu, menyebabkan beberapa saluran air tidak mampu menahan debit air menyebabkan luapannya menggenangi pemukiman serta akses jalan di empat desa itu.

"Sistem drainase yang kurang baik, ditambah lagi luapan sungai Tolongio yang menjebol tanggul penahan di Desa Tolongio menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai 60-80 senti meter," ujar Nurhadi.

Banjir yang masih melanda khususnya di Kecamatan Anggrek, juga merendam Sekolah Dasar Tolongio, Puskesmas Pembantu, masjid dan kantor Desa Tolongio.

Baca Juga: Jabar Siapkan 5.000 Kursi Mudik Gratis ke Jateng dan Yogya
TGB Ingin NTB-Bali Jadi Tuan Rumah PON 2024

Pihaknya kata Nurhadi, mengerahkan personel untuk membantu warga melakukan evakuasi harta bendanya, dibantu pihak Babinsa.

Tercatat kata Nurhadi, dua unit rumah semi permanen di Desa Tolongio, mengalami kerusakan total, serta harta benda pemiliknya atas nama Arfan Nurdin (39) juga hanyut, termasuk pakaian seragam sekolah anak serta 13 karung beras.

Kerugiannya kata Nurhadi, diperkirakan mencapai total Rp80 juta.

Ditambah satu unit rumah semi permanen di Dusun Rajawali Desa Tolongio, dinyatakan hanyut beserta seluruh harta bendanya.

Hingga saat ini kata Nurhadi, total 150 rumah di dua kecamatan itu, masih terendam banjir meski ketinggiannya sudah mulai surut.

Berita Terkait

Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor Pulau Tambelan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor
Jabar Siaga Satu Darurat Bencana Jabar Siaga Satu Darurat Bencana
Waspada, Cirebon Akan Hujan Lebat Selama Bulan Maret Waspada, Cirebon Akan Hujan Lebat Selama Bulan Maret

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar

home
Tiga Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Pesta Pernikahan

Tiga Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Pesta Pernikahan

Sutradara Hollywood Promosikan Wisata Sukabumi

Sutradara Hollywood Promosikan Wisata Sukabumi

Punya Dua Anak, Cathy Sharon Ungkap Rahasia Tampil Cantik

Punya Dua Anak, Cathy Sharon Ungkap Rahasia Tampil Cantik

Lepas dari Mata Najwa, Ini Kesibukan Najwa Shihab

Lepas dari Mata Najwa, Ini Kesibukan Najwa Shihab

Tak Disangka, Tangis Sherina Pecah Gara-gara Ini

Tak Disangka, Tangis Sherina Pecah Gara-gara Ini

Inspirasi Hijab Segi Empat yang Fashionable untuk Sehari-hari

Inspirasi Hijab Segi Empat yang Fashionable untuk Sehari-hari

Berita Lainnya

  • Libur Lebaran ditambah Maka Sanksi PNS Bolos diperberat

    Libur Lebaran ditambah Maka Sanksi PNS Bolos diperberat

    news | 5 menit lalu

  • Bosan Sarapan Nasi? Coba Makan Oat

    Bosan Sarapan Nasi? Coba Makan Oat

    lifestyle | 35 menit lalu

  • PSG Melaju ke Semifinal Piala Prancis

    PSG Melaju ke Semifinal Piala Prancis

    sports | 1 jam lalu

  • Rektor IAIN Samarinda Sependapat Hadirnya Dosen Asing

    Rektor IAIN Samarinda Sependap at Hadirnya Dosen Asing

    news | 2 jam lalu

  • Proyek Dari Tiongkok Harus Libatkan Pekerja Lokal

    Proyek Dari Tiongkok Harus Libatkan Pekerja Lokal

    news | 2 jam lalu

  • Mitos yang Salah Tentang Hipertensi

    Mitos yang Salah Tentang Hipertensi

    lifestyle | 9 jam lalu

  • 5 Alasan Positif Minum Segelas Kopi Setiap Hari

    5 Alasan Positif Minum Segelas Kopi Setiap Hari

    lifestyle | 10 jam lalu

  • Solidaritas Perempuan Palembang Siapkan Pameran Hasil Bumi

    Solidaritas Perempuan Palembang Siapkan Pameran Hasil Bumi

    news | 10 jam lalu

loading

indeks '); } else { document.write(''); document.write(""); document.write(''); }

Hot Issue

  • Solusi Agar Uban Tak Cepat Muncul

    Solusi Agar Uban Tak Cepat Muncul

  • Nasabah Rugi Milyaran, Pengganjal Kartu ATM Diciduk Polisi

    Nasabah Rugi Milyaran, Pengganjal Kartu ATM Diciduk Polisi

  • Zulkifli: Saya Siap Maju Pilpres 2019

    Zulkifli: Saya Siap Maju Pilpres 2019

  • Prancis Umumkan Bantuan Kemanusiaan 50 Juta Euro Untuk Suriah

    Prancis Umumkan Bantuan Kemanusiaan 50 Juta Euro Untuk Suriah

  • Mendikbud: Soal Berdaya Nalar Tinggi Perlu dikenalkan

    Mendikbud: Soal Berdaya Nalar Tinggi Perlu dikenalkan

');

Editor's Choice

  • DPR Akui Kepolisian Terkendala Anggaran untuk Berantas Korupsi

    DPR Akui Kepolisian Terkendala Anggaran untuk Berantas Korupsi

  • Hanya Risma yang Mampu Saingi Gus Ipul di Pilgub Jatim

    Hanya Risma yang Mampu Saingi Gus Ipul di Pilgub Jatim

  • Komisi III DPR Desak Kepolisian Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan

    Komisi III DPR Desak Kepolisian Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan

  • Lima Hari Sekolah Tidak Wajib Diterapkan, Tapi...

    Lima Hari Sekolah Tidak Wajib Diterapkan, Tapi...

  • Cerita Soal Novel, Postingan Anies Baswedan Ini Bikin Haru

    Cerita Soal Novel, Postingan Anies Baswedan Ini Bikin Haru

Terpopuler

  • Mewah! Parkiran Mobil Ini Dijamin Bikin Kamu Mlongo 1

    Mewah! Parkiran Mobil Ini Dijamin Bikin Kamu Mlongo

  • 2

    KPK Pelajari Putusan Yang Tersangkakan Boediono Di kasus Century

  • 3

    Prabowo-Gatot Duduk Berdampingan Di HUT Kopassus

  • 4

    Bandara Internasional Jawa Barat Akan layani Lima Rute Mudik

  • 5

    Mantan Pansus Century Ragukan KPK

  • 6

    Pemerintah Evaluasi Proyek Strategis 2018, 14 Proyek Dikeluarkan

  • 7

    Polda Metro Telah Periksa Luhut Terkait Reklamasi

  • 8

    Gubernur Anies Melakukan lawatan ke Maroko Dan Turki

  • 9

    TGB Ingin NTB-Bali Jadi Tuan Rumah PON 2024

  • 10

    IHSG BEI dibuka menguat 10,10 poin

Running News

Setya Novanto Tersandung Proyek EKTP

Setya Novanto Tersandung Proyek EKTP

  • Novanto Tersangka, Akbar Tandjung Minta Adanya Pemimpin Baru

  • KPK Siapkan Strategi Hadapi Novanto

  • Novanto Jadi Tersangka, Ini Reaksi ICW

  • Novanto Tersangka, Nasdem Desak Penggantian Ketua DPR

  • KPK Tepis Penetapan Novanto Sebagai Tersangka Karena Pansus

Sumber: Google News | Liputan 24 Kwandang

no image

Posted by On 5:35 PM

Harga bawang merah di Gorontalo naik

Gorontalo (ANTARA News) - Harga bawang merah di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari ini.
Ahmad, pedagang rempah-rempah di pasar tradisional Kwandang, Selasa, di Gorontalo, mengatakan, kenaikan bawang merah terjadi akibat berkurangnya pasokan.
Harga sebelumnya di kisaran Rp26.000 per kilo gram, kini naik menjadi Rp40.000 per kilo gram.
Ia berharap, kenaikan harga itu tidak berpengaruh pada tingkat pembelian konsumen.
Nifa Majid, salah satu masyarakat di Kwandang, mengaku resah dengan kenaikan harga bawang merah.
"Saya berharap, harga akan kembali turun apalagi menjelang bulan Ramadhan 1439 Hijriyah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gorontalo Utara, Wilson Hadju, mengaku terus melakukan pemantauan harga komoditas di seluruh pasar tradisional.
"Kami berharap, ha rga komoditas pangan tetap stabil dan stoknya pun aman," ujarnya.
Ia mengatakan, bawang merah termasuk salah satu rempah-rempah yang dipasok dari luar Gorontalo, maka kenaikan dan penurunan harga juga dipengaruhi jumlah pasokan yang masuk ke daerah itu.
Namun pihaknya optimistis kata Wilson, stok pangan termasuk rempah-rempah di daerah itu aman hingga Ramadhan nanti.

Pewarta: Susanti Sako
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Liputan 24 Kwandang

thumbnail

Posted by On 5:34 PM

Warga Gorontalo Keluhkan Kosongnya Stok Elpiji

/ YUD Sabtu, 14 April 2018 | 07:54 WIB

Gorontalo - Warga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, menyesalkan kosongnya stok gas elpiji 3 kilo gram di hampir seluruh wilayah itu.

"Hampir seluruh pangkalan mengalami kekosongan gas elpiji, kondisi ini sangat menyulitkan warga," ujar Wardi Rahman (39), warga di Kecamatan Kwandang, Sabtu (14/4), di Gorontalo.

Ia berharap, pemerintah daerah segera menyikapi kosongnya pasokan gas elpiji agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun aktivitas perekonomian di daerah itu.

Novlin, salah satu pemilik pangkalan di Desa Titidu Kecamatan Kwandang, mengakui adanya kekosongan gas elpiji khusus 3 kilo gram.

"Jadwal pendistribusiannya tidak menentu, bahkan hampir sebulan ini kami hanya memperoleh jatah satu kali pengisian akibat harus antri dengan pangkalan lainnya," ujar Novlin.

Banyak pelanggan mengeluh kata dia, namun kondisi itu harus dihadapi, sebab pihak pangkalan hanya menerima distribusi pengisian sesuai jadwal dari pihak agen.

Sementara itu, Kasubbag Perekonomian, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah setempat, Dumran Ahmad, membenarkan kekosongan gas elpiji di daerah itu.

"Kuota gas elpiji di daerah ini aman, hanya memang pasokannya terganggu sebab kapal yang mendistribusikan bahan bakar itu mengalami kerusakan dan sementara sandar perbaikan di Pelabuhan Anggrek," ujarnya.

Ia mengaku, jelang bulan Ramadhan 1439 Hijriyah, pihaknya telah membentuk tim pengawas lapangan untuk memantau distribusi gas elpiji tiga kilo gram di setiap pangkalan.

Tahun 2018 ini pun, pihaknya berupaya kelangkaan tidak terjadi lagi melalui dua distributor yang menyalurkan 3.500 metrik ton gas bersubdisi per bulan.

Pendistribusiannya dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu, untuk 32 pangkalan tersebar di 10 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada, mengingat khusus Kecamatan Ponelo Kepulauan belum tersedia pangkalan.


Sumber: ANTARA Sumber: Google News | Liputan 24 Kwandang